Kesenian Tradisional Ludruk Sebagai Sarana Sosialisasi Hukum

Mojokerto, Penyuluhan Hukum

dscf5055Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto pada tanggal 28 September 2013 menyelenggarakan Sosialisasi Hukum / Peraturan Perundang-undangan Melalui Kesenian Tradisional di Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto dengan tema “ Dengan Sosialisasi Hukum Melalui Kesenian Tradisional Kita Bangun Masyarakat Berhati Nurani, Berbudaya dan Cerdas Hukum “.

Sosialisasi kali ini dilaksanakan melalui media kesenian tradisional, karena kita sebagai penerus bangsa harus terus berupaya melestarikan budaya sendiri, budaya tradisional. Jangan sampai budaya itu punah tertelan waktu dan agar para generasi muda ikut serta mencintai kebudayaan asli Indonesia yang menjadi kekayaan nasional, dengan tujuan agar kebudayaan daerah tetap lestari.

Dengan partisipasi aktif dari seluruh unsur yang terlibat, diharapkan sosialisasi ini dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan yang terkandung dalam peraturan perundang-undangan sekaligus ikut melestarikan budaya tradisional khususnya budaya Jawa.

Penyelenggaraan sosialisasi hukum ini dihadiri lebih dari 200 masyarakat Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko dan sekitarnya. Sosialisasi hukum melalui kesenian tradisional kali ini menampilkan Campur Sari dan Kesenian Ludruk yang merupakan kesenian khas Jawa Timur. Dalam pementasan ludruk ini terbagi dalam 2 (dua) materi sosialisasi yaitu sosialisasi mengenai pertanahan dipentaskan dengan judul Pathok Maut, dan materi sosialisasi undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dipentaskan dengan judul Bapakku Benjut.

By | 2013-11-23T18:06:19+00:00 November 23rd, 2013|Categories: Artikel, Penyuluhan Hukum, Umum|4 Comments

About the Author:

4 Comments

  1. Harga HP BlackBerry January 1, 2014 at 2:35 pm - Reply

    Ijin saya membaca info nya,cuma sekedar cari wawasan pak

    • Limpat January 7, 2014 at 1:07 pm - Reply

      monggo silahkan

  2. Info Berita 2014 January 11, 2014 at 5:36 am - Reply

    Dulu, sebelum 2005 Kesenian Ludruk masih sering digelar di desa (Kemlagi, Mojokerto) saya Pak. Tapi, ntah sekarang? Karena udah lama domisili di Surabaya jadi nggak tau kabarnya kesenian daerah ini. Tapi moga aja tetap lestari.

    • Limpat January 15, 2014 at 9:15 am - Reply

      Amin, itu merupakan harapan kita semua agar kesenian tradisional bisa tetap eksis di era modern

Leave A Comment